Durian Monthong adalah
durian introduksi dari Negara tetangga yaitu Thailand. Durian monthong
merupakan durian yang mempunyai keunggulan dari pada durian unggul lainya ,
diantaranya mempunyai tebal daging 2-3 cm, mempunyai kulit yang tipis 0,5-1
cm,mempunyai daya simpan yang lama selama 7 hari buah tidak pecah, mempunyai
adaptasi yang tinggi dari 25m dpl sampai dengan 300 m dpl bahkan ada beberapa
pekebun menanam durian monthong dengan ketinggian 700 m dpl dan pertumbuhan dan
pembuahanya cukup bagus walupun memerlukan perawatan yang jauh lebih intensif.
Durian montong apabila di tanam di dataran rendah jauh lebih baik tetapi tidak
terkena air asin dan tanah tidak tergenang apabila terkena air hujan.
2. Durian Sitokong
Durian
Sitokong merupakan durian unggul nasional dan merupakan salah satu durian yang
di kembangkan di kebun durian Antap Sari durian sitokong merupakan durian yang
pertama di tanam dan merupakan durian yang tertua di tanam di kebun jumlah jauh
lebih sedikit di bandingkan dengan durian monthong karena durian sitokong
kurang cocok ditanam di bandingkan dengan monthong disamping daging buahnya
lebih tipis dan daya simpan yang lebih pendek.
BUDIDAYA DURIAN UNGGUL
Siapa yang tidak kenal
buah durian? Tentu tidak ada yang bilang tidak. Hal ini tidak mengherankan
karena jenis buah ini memang sangat terkenal. Hanya lewat baunya saja, orang
bisa menebak dari kejauhan tanpa meleset.
Di Indonesia banyak
terdapat jenis durian, baik jenis lokal maupun jenis unggul.Durian unggul yang
dikeluarkan oleh Balai Benih Nasional diantaranya ialah Durian jenis Sitokong,
Kani, Sunan dan Petruk. Sedangkan jenis durian unggul yang berasal dari luar
negeri seperti dari Thailand adalah durian Cane, Lai dan Monthong atau durian
Bangkok.
Durian Bangkok
berkembang di Indonesia sanggat lambat hanya beberapa orang saja yang membudidayakan dan dapat
menikmatinya. Padahal keunggulan durian ini dibandingkan dengan durian unggul
lainya sangat banyak, diantaranya kulit buah yang tipis sehingga dapat lebih
banyak memuat buah dan lebih besar, daging yang tebal mencapai 2,5 - 3 cm,
warna daging buah yang kuning emas membuat durian ini menarik, ditambah dengan
baunya yang harum dan biji buahnya yang tipis, membuat orang semakin tertarik.
Di Indonesia durian
ini hanya dapat ditemui di beberapa tempat dan perkembangannya belum meluas.
Harganya bervariasi mulai dari Rp. 12.500 ,- sampai dengan Rp. 30.000,- per kg
per butir.
Durian Bangkok dapat
ditanam diketinggian 25-700 dpl. Umur produksi awal 5 (lima) tahun, sedangkan
berat buah durian dapat mencapai 2,5 kg sampai dengan 12 kg per butir.
Adapun cara penanaman
durian ini adalah sebagai berikut:
1.
Pembuatan lubang tanam dengan ukuran 100 cm x 100 cm x 70 cm
2.
Tanah yang sudah digali dicampur pupuk kandang dengan
perbandingan 1 : 3 yaitu 1 bagian pupuk kandang dicampur dengan 3 bagian tanah.
3.
Setelah tanah tercampur rata masukan kembali kelubang tanam,
biarkan sampai 15 – 30 hari setelah itu ditanam.
4.
Perlu diperhatikan cara penanaman lubang yang akan ditanam
tanaman harus lebih tinggi dari permukaan tanah asal.
Pembuatan lubang dan penanaman:
- Bibit 1 pohon = Rp 50.000
- Buat lubang tanam 100 x 100 x 70 cm = Rp 7.000
- Pupuk kandang 1 kandi = Rp 5.000
- Tanam = Rp 3.000
- NPK 15 :15 :15 1 kg = RP5.000
PEMUPUKAN
Pupuk yang diberikan
adalah pupuk NPK 15 : 15 : 15
1. Tahun Pertama
Umur tanam 3 bulan 150
gram
Umur tanam 6 bulan 200
gram
Umur tanam 12 bulan
atau 1 tahun 250 gram
2. Tahun Kedua
Pupuk kandang 2 karung
Umur tanam 18 bulan
atau 1,5 tahun 300 gram
Umur tanam 24 bulan
atau 2 tahun 350 gram
3. Tahun Ketiga
Pupuk kandang 3 karung
Umur tanam 30 bulan
atau 2,5 tahun 500 gram
Umur tanam 36 bulan
atau 3 tahun 1000 gram
4. Tahun Keempat
Pupuk kandang 4 karung
Umur tanam 42 bulan
atau 3,5 tahun 2500 gram
Umur tanam 48 bulan
atau 4 tahun 3000 gram
5. Tahun Kelima
Pupuk kandang 5 karung
Umur tanam 54 bulan
atau 4,5 tahun 4000 gram
Umur tanam 60 bulan
atau 5 tahun 5000 gram
6. Tahun KenamPupuk
kandang 6 karung
Umur tanam 66 bulan
atau 5.5 tahun 6000 gram
Umur tanam 72 bulan atau
6 tahun 8000 gram
Pada tahun selanjutnya
dapat mengunakan pupuk sesuai kebutuhan dan kesuburan tanaman. Adapun jarak
tanam yang ideal yang digunakan adalah 10m x 10m atau 12m x 10m dengan catatan
jarak 12m adalah jarak tanaman yang membujur ke utara-selatan. Tujuannya adalah
supaya sinar matahari dapat lebih leluasa mengenaianaman.
Cara pemupukan dapat dilakukan dengan cara membuat lubang berbentuk lingkaran dengan kedalaman 20 cm yang berada diluar tajuk terluar. Dengan cara ditaburkan merata didalam lubang kemudian ditutup kembali supaya tidak menguap. Waktu pemupukan setelah satu tahaun yang terbaik adalah pada pemupukan pertama diberikan pada saat awal musim hujuan sedangkan pada pemupukan kedua diberikan pada saat akhir musim hujan.
Cara pemupukan dapat dilakukan dengan cara membuat lubang berbentuk lingkaran dengan kedalaman 20 cm yang berada diluar tajuk terluar. Dengan cara ditaburkan merata didalam lubang kemudian ditutup kembali supaya tidak menguap. Waktu pemupukan setelah satu tahaun yang terbaik adalah pada pemupukan pertama diberikan pada saat awal musim hujuan sedangkan pada pemupukan kedua diberikan pada saat akhir musim hujan.
Pada tahun pertama dan
kedua dilakukan penyiraman pada tanaman durian yang ditanam. Penyiraman bisa
dilakukan satu hari sekali atau dua hari sekali dilihat kondisi tanah sekitar
tanaman, apabila tanah sekitar dalam waktu dua hari kering maka penyiraman
dilakukan satu hari satu kali. Penyiraman terbaik diberikan pada saat pagi hari
atau sore hari. Satu tanaman dapat diberi sebanyak lima liter air atau satu ember kecil
satu kali penyiraman. Penyiraman dapat dicampur dengan pupuk kandang yang telah
direndam selama satu bulan sebelumnya.
Cara pembuatan pupuk
kandang cair adalah dengan mengunakan drum, kemudian diisi dengan pupuk kandang
setengah bagian drum tambahkan air sampai penuh dan ditambahkan stardek atau
EM4, agar pupuk tersebut lebih cepat terurai sehingga dapat mempercepat pemakian.
Dosis pemakian stardek adalah satu sendok makan sedangkan untuk EM4 dua tutup. Setiap lima hari
sekali drum dibuka kemudian aduk sampai rata kemudian tutup kembali perlakuan
itu dilakukan sebanyak 4 kali kemudian dapat digunakan. Untuk dicampurkan dengan
menyiram dosis yang diberikan adalah satu ember besar air dicampur dengan satu ember
kecil pupuk cair. Dapat pula dicampurkan plantcatalis dengan dosis satu sendok
teh setiap ember besar.
Tanaman buah durian
mulai belajar buah pada saat usia lima tahun untuk pembuahan pertama dapat
dibuahkan 5 sampai 10 butir kemudian tahun selanjutnya dapat dibuahkan 10
sampai 20 butir dan seterusnya.
Cara penangulagan baik
hama maupun penyakit adalah sebagai berikut pada musim kemarau dilakukan
penyemprotan insektisida misalnya pastak, decis, matador. Bertujuan untuk
megendalikan hama berupa apis, semut, belalang, ulat, yang sifatnya merusak
bagian tanaman atau menghambat pertumbuhan tanaman. Adapun dosis yang digunakan
adalah cc/liter atau untuk tiga tutup botul dicampur dengan 14 liter air atau satu tengki. Dalam satu tengki
dapat disempotkan ± 30 tanaman. Cara penyemprotan dilakukan ke seluruh bagian
tanaman perlakuakn tersebut dilakukan satu minggu satu kali. Pestisida ini
bertujuan untuk pencegahan dan bukan untuk pengobatan jadi diusahakn rutin
diberikan. Apabila ditemui tanaman durian berlubang dan nengeluarkan cairan
yang kental maka pengendalian dengan cara mencelupkan kapas pada pestisida
kemudian masukan kedalam lubang yang terserang dan ditutup dengan kayu (pantek).
Pada
musim hujuan dapat dilakukan pencegahan penyakit dengan mengunakan Antrakol,
bresten, dithane yang bertujuan untuk ngendalikan penyakit busuk batang, busuk
pucuk, cendawan, merusak bagian tanaman atau menghambat pertumbuhan tanaman. Adapun
caranya dengan mengunakan fungisida dua sendok makan ditambah pestisida dua
tutup kemudain ditambahkan air sedikit supaya dapat menempel pada batang dan
cabang tanaman. Satu kali perlakuan dapat diaplikasikan ± 20 tanaman, perlakuan
tersebut diulangi setiap satu minggu sekali selama musim hujan.
Apabila terjadi hujan yang deras atau terus menerus dapat dicampur dengan
perekat, perekat ini dapat dibeli pada toko pertanian atau toko pupuk.
Berikut adalah cara menanam tanaman
Durian baru dengan bibit umur 1 tahun ( 40 cm)
Sedangkan
cara pemupukan dan waktunya adalah sebagai berikut:
Kiat
Membuat Durian Berbuah di Luar Musim
Teknik
penerapan memunculkan buah durian di luar musim perlu menggunakan beberapa
bahan aktif zat pengatur tumbuhan (ZPT). Zat tersebut berperan aktif untuk
mengubah alur pertumbuhan pada sel tanaman dengan cara menghambat pada waktu
fase pertumbuhan vegetatif agar dapat merubah secepatnya muncul fase generatif
(cepat berbunga dan berbuah).
Pengaturan
Tanaman yang ingin dibuahkan di luar musim harus memenuhi beberapa kriteria antara lain:
Tanaman yang ingin dibuahkan di luar musim harus memenuhi beberapa kriteria antara lain:
Tanaman
sehat, dengan ditandai percabangan merata, daun berwarna hijau tua mengkilap
dan tidak sedang terserang hama atau penyakit.
Tanaman
sudah cukup umur atau sudah pernah berbunga.
Lebih
utama tanaman tidak dalam fase tidak adanya pertumbuhan tunas tanaman dan daun
baru (pupus).
Teknologi
Pembuahan buah durian di luar musim sudah banyak dilakukan pada jaman nenek
moyang kita dulu dengan cara mekanis antara lain:
Kerat
: Mengerat pembuluh floem (kulit pohon) melingkar sepanjang lingkaran pohon
sampai kelihatan pembulutl xylem (kayu pohon).
Pruning:
Memangkas daun, cabang dan ranting, hingga pohon gundul atau tersisa sedikit
daun.
Pelukaan:
Melukai pembuluh floem dengan benda tajam. Bentuknya bisa dengan mengerok,
mencacah, memaku atau mengiris kulit kayu.
Pengikatan:
Mengikat erat pohon dengan kawat hingga transpor hasil fotosintesa pembuluh
floem terhambat.
Stressing
air: Tidak menyiram tanaman hingga mencapai titik layu permanen, kemudian
dengan tiba-tiba melakukan penggenangan perakaran dan pangkal batang hingga
jenuh air dalam waktu tertentu.
Kelima
teknologi pengamatan konvensional ini, pada prinsipnya adalah merubah
perbandingan unsur carbon (C) dan nitrogen (N) dalam tanaman.
Cara
konvensional ini mempunyai kelemahan yaitu tak terukur. Kalau aplikasinya
kebetulan pas, ya berhasil tapi kalau tidak pas ya gagal. Dalam berbudidaya
cara konvensional tersebut tidak direkomendasikan, karena selain tidak bisa
memberikan kepastian, juga dapat mengakibatkan kerusakan pohon secara fisik dan
fisiologis.
Cara
terkini untuk membuahkan buah di luar musim yang terukur dan paling banyak
dipilih adalah dengan menggunakan agro-chemica
(kimia pertanian), berupa bahan aktif zat pengatur tumbuh (ZPT).
Teknologi agro-chemical ini merubah fisiologis tanaman dengan cara menghambat
rase pertumbuhan vegetatif dengan peran hormon atau senyawa kimia tertentu,
agar muncul rase generatif - bunga dan buah.
Bahan
aktif ZPT yang dapat dibeli dan dipergunakan untuk membuahkan durian di luar
musim diantaranya adalah kimia pertanian (NAA, Auxin, dan Paklobutrazol). ZPT
tersebut bisa dibeli di toka pertanian/toko kimia, Hortimart AgroCenter
Bawen-Semarang dan Trubus-Ungaran. IndoBel hasil ekstraksi bahan-bahan hayati
dan organik bermutu tinggi yang sangat berguna untuk meningkatkan kualitas dan
kuantitas hasil tanaman. Produk Indobel bisa didapat melalui sistem Penjualan
Berjenjang (Multi Level Marketing), tidak dijual melalui toko-toko.
Cara kerja dari ZPT kimia pertanian
Natrium NAA (Naphthyl Acetic Acid/Asam Naftali Asetat), adalah jenis ZPT yang mempunyai kegunaan mendorong pembungaan serempak pada tanaman. Dengan konsentrasi 5-10 ppm/dibaca petunjuk pemakaian pada label kemasan, dengan cara disemprotkan pada pangkal/cabang batang yang telah diperiksa akan kemunculan bunga dan ke seluruh bagian bawah daun terutama tepat pada stomata daun. Sebaiknya penyemprotan dilakukan pada waktu pagi hari (jam 06.00 - 10.00).
Auxin
secara khusus jarang diperdagangkan dengan merk dagang tertentu, karena
harganya per miligramnya yang sangat mahal. Tergolong dalam bahan laboratorium
yang bisa didapatkan di toko bahan kimia. Auxin digunakan dalam dosis kecil,
part per million (ppm), berfungsi untuk merangsang perpanjangan sel,
pembentukan bunga dan buah, pertumbuhan akar pada stek batang, memperpanjang
titik tumbuh serta mencegah gugur daun dan buah.
Paklobutrazol
di pasaran memiliki nama dagang diantaranya Patrol. Cultar. Goldstar. ZPT ini
berfungsi menghentikan fase vegetatif dan memacu fase generatif. Penggunaan
secara berlebihan dapat mengakibatkan. batang dan dahan getas daun mengeriting
dan pertumbuhan vegetatif dapat terhenti (stagnan) hingga kurun waktu 3 tahun.
Terbukti efektif dipergunakan pada tanaman keras seperti mangga, apel, jambu
air, jeruk dan durian.
Pada
dasarnya penggunaan ZPT ini dilakukan pada saat tanaman dibuahkan di luar musim
dengan memastikan kondisi tidak akan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan.
Cara kerja Zat Perangsang Tumbuh IndoBel yaitu jika menginginkan
panen durian bulan Agustus - November, maka sekitar bulan Maret tanaman pada
blok disemprotkan POWER NUTRITION per
10 liter air per pohon dan akan lebih bagus ditambah penyemprotan 3-4 tutup POC
NASA I tutup HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali sebanyak 3-4 kali +
dipupuk NPK. Selain itu kira-kira 3 bulan sebelumnya tanah areal penanaman
harus dikeringkan. Jika waktu pengeringan turun hujan. tanah di sekeliling
tanaman dalam radius 5-7 meter diberi mulsa dan dibuatkan saluran pembuangan
air. Setelah bunga mekar dan menjadi buah atau 2 bulan setelah bunga mekar +
dipupuk NPK, usahakan tanaman tidak mengeluarkan tunas daun karena dapat
menyebabkan terjadinya perebutan unsur hara antara buah dan daun. sehingga
perlu disiram/disemprot POWER NUTRITION lagi (I botol untuk 30-50 pohon).
Penyerbukan
Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan. padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan. Caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas. sebaiknya dalam. satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu. tetapi dicampur dengan varietas yang lain.
Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan. padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan. Caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas. sebaiknya dalam. satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu. tetapi dicampur dengan varietas yang lain.
Penjarangan buah
Penyeleksian buah perlu dilakukan bila buahnya terlalu lebat atau terkena hama penyakit, dilakukan setelah musim gugur bunga. berdiameter 5 cm. Pelihara buah yang bentuknya. baik dan bebas dari hama dan penyakit serta menyisakan 1-2 buah. jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Catat setiap kegiatan penjarangan buah pada kartu kendali. Untuk mencegah kerontokan buah setelah buah berumur 10 hari sejak terbentuk. lebih bagus jika diberikan pupuk makro NPK (0.5-1 kg/pohon) ditambah POWER NUTRION (I botol untuk 30-50 pohon).
Penyiangan
Bersihkan tanaman dari tanaman/rumput lain yang mengganggu dengan cara mencabut atau memotong serta mencangkul (diameter I m dari pohon durian). Pada musim kemarau biarkan gulma tumbuh di luar kanopi untuk mengurangi penguapan air. Catat dalam kartu kendali semua kegiatan penyiangan.
Bersihkan tanaman dari tanaman/rumput lain yang mengganggu dengan cara mencabut atau memotong serta mencangkul (diameter I m dari pohon durian). Pada musim kemarau biarkan gulma tumbuh di luar kanopi untuk mengurangi penguapan air. Catat dalam kartu kendali semua kegiatan penyiangan.
Pengairan
Penyiraman dapat dilakukan pada sore hari agar tidak terjadi penguapan. Penyiraman secara semi manual dilakukan dengan menggunakan pipa lateral/selang plastic yang dapat dipindahkan. Air dialirkan melalui parit-parit di setiap sisi pada alur tanaman sesuai dengan kebutuhan. Pada waktu berbunga dan berbuah, penyiraman harus ditangani lebih intensif misalnya 1-2 kali sehari karena pada masa ini jumlah air yang dibutuhkan 100-300 liter per pohon dan dalam perawatan biasa dilakukan 2-3 kali seminggu dan jangan sampai air menggenang pada lahan kebun. Setelah panen, pohon perlu banyak air untuk memulihkan diri dari keadaan stress ke keadaan normal. Pelaksanaan segera diikuti dengan pemupukan. Catat setiap kegiatan penyiraman pada kartu kendali.
Penyiraman dapat dilakukan pada sore hari agar tidak terjadi penguapan. Penyiraman secara semi manual dilakukan dengan menggunakan pipa lateral/selang plastic yang dapat dipindahkan. Air dialirkan melalui parit-parit di setiap sisi pada alur tanaman sesuai dengan kebutuhan. Pada waktu berbunga dan berbuah, penyiraman harus ditangani lebih intensif misalnya 1-2 kali sehari karena pada masa ini jumlah air yang dibutuhkan 100-300 liter per pohon dan dalam perawatan biasa dilakukan 2-3 kali seminggu dan jangan sampai air menggenang pada lahan kebun. Setelah panen, pohon perlu banyak air untuk memulihkan diri dari keadaan stress ke keadaan normal. Pelaksanaan segera diikuti dengan pemupukan. Catat setiap kegiatan penyiraman pada kartu kendali.
Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
Pengendalian hama/penyakit dan gulma dilakukan secara berkala dengan cara: mengamati OPT seminggu sekali, mengidentifikasi gejala serangan, jenis OPT dan musuh alaminya. Tentukan ambang batas pengendalian dengan cara membuat ambang batas yang masih ditolerir. Tetapkan alternatif pengendalian untuk hama dan penyakit dengan tara hayati/biologis, perbaikan tekhik budidaya, membuang bagian tanaman yang terserang kemudian memusnahkannya dan membuat perangkap untuk hama lalat buah. Penggunaan pestisida merupakan alternatif terakhir. Bila melewati ambang batas ekonomi, maka pestisida dapat digunakan secara berkala. Penggunakan Bio pestisida atau pestisida sebaiknya terdaftar dan diizinkan, sesuai dengan Daftar Pestisida untuk Pertanian dan Kehutanan tahun 2003. Catat kegiatan pengendalian hama penyakit pada kartu kendali.
Hama dan Penyakit yang
menyerang pada tanaman durian
Lalat buah (dacus dorsalis)
Gejala buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. lalat betina yang ujung perutnya runcing mirip lebah. Menaruh telur dengan cara menyuntikkan ke bagian dalam buah, telur menetas menjadi ulat dan menyantap daging buah.
Pengendalian
cara kultur teknis yaitu sanitasi lingkungan yaitu pengumpulan buah yang
terserang, baik yang jatuh maupun yang masih di pohon. Kemudian dimusnahkan.
Pengendalian dengan tanaman perangkap yaitu menanam selasih di sekeliling
kebun. Bisa juga dilakukan dengan pengasapan tidak sampai terbakar ke seluruh
bagian tanaman.
Pengendalian
mekanik: Menggunakan perangkap atraktan (metil eugenol. protein hidrolisa. atau
selasih) dalam alat perangkap yang terbuat dari botol bekas air minum yang
diberi lubang untuk masuknya lalat buah.
Ulat penggerek batang
(Xyleutes leucantus don Zeuzera caffiae)
Gejala
; Serangan ditandai dengan menumpuknya kotoran dibawah batang (keluar air dan
kotoran berwarna merah) tanaman yang terserang akan layu dan mati.
Pengendalian
dengan cara mekanis/ kultur teknis yaitu dengan memotong 5 cm bagian lubang
gerek batang tanaman yang terserang kemudian dimusnahkan, bisa juga dilakukan
dengan memasukkan kawat ke dalam lubang dengan harapan ulat terkena dan mati.
Pengendalian
dengan cara kimiawi dilakukan penyemprotan dengan insektisida berbahan aktif
Tamaron 0,3 % dan Diazinon 0,5 % yang disemprotkan sesuai dosis. Dan banyak
lagi hama pada tanaman durian yang perlu diwaspadai.
Penyakit tanaman durian
Penyakit Busuk Akar (Pythium vxans.)
Gejala; Bercak nekrotik pada akar lateral. dimulai dari ujung akar, tanaman akan layu dan mati. Jika dibelah, pada bagian korteks akan tampak warna coklat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak coklat. Pengendalian Tanaman yang terserang dimusnahkan dan dibakar.
Penyakit Jamur Upas (pink disease)
Gejala munculnya cairan kuning pada bagian batang terserang dan diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk seperti laba-laba sehingga menyebabkan kematian pada batang. Pengendalian; Potong bagian terserang, kurangi kelembaban.
Panen
Waktu panen durian berbeda tergantung jenis varietas. jenis montong sekitar 125 - 135 hari setelah bunga mekar. jenis chanee sekitar 110 - 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi ksar dan bergema jika buah dipukul. Panen dilakukan dengan cara memetik atau memotong tangkai buah sejauh mungkin di atas buku-buku di pohon dengan pisau. Usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena akan mengurangi kualitas buah. Buah dipetik ketika tingkat kematangannya sekitar 80-85%.
Waktu panen durian berbeda tergantung jenis varietas. jenis montong sekitar 125 - 135 hari setelah bunga mekar. jenis chanee sekitar 110 - 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi ksar dan bergema jika buah dipukul. Panen dilakukan dengan cara memetik atau memotong tangkai buah sejauh mungkin di atas buku-buku di pohon dengan pisau. Usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena akan mengurangi kualitas buah. Buah dipetik ketika tingkat kematangannya sekitar 80-85%.
Salah
satu kendala yang sering dialami dalam budidaya durian adalah sulitnya
membuahkan tanaman durian tersebut. Banyak kasus petani telah memelihara
tanaman durian lebih dari 3 tahun akan tetapi tanaman durian mereka tidak
kunjung berbunga apalagi berbuah. Oleh karena itu Gerbang Pertanian kali
ini akan sedikit membagikan tips bagaimana cara bukan hanya membuahkan durian
tetapi bagaimana melebatkan buah durian. Apa yang akan maspary tulis hanyalah
hasil dari kesimpulan beberapa petani durian daerah sekitar banyumas.
Untuk
membungakan dan membuahkan tanaman durian bukan hanya terpengaruh oleh faktor
iklim akan tetapi juga harus memperhatikan faktor tanah, hama penyakit dan
bibit itu sendiri. Mari kita ulas sedikit pengaruh dari masing-masing faktor
diatas:
Bibit
merupakan faktor yang menentukan pertumbuhan dan pembuahan tanaman durian.
Lakukan pembelian bibit tanaman durian ke penjual bibit yang benar-benar bisa
kita percaya. Kalau perlu penjual bibit tanaman durian yang berani memberikan
garansi. Kita perlu hati-hati dalam memilih bibit karena saat ini tidak sedikit
penjual bibit tanaman durian yang nakal demi untuk memperoleh keuntungan
sesaat.
Semenjak
tanaman durian kita tanam kita harus memberikan pupuk organik (baik padat
maupun cair) dan unsur hara yang cukup melalui tanah bagi pertumbuhan vegetatif
tanaman durian . Hal ini bertujuan agar tanaman durian memiliki pertumbuhan
vegetatif yang bagus sebelum memasuki masa pembuahan atau vase generatif.
Dalam
pemeliharaan sebaiknya mengikuti iklim. Maksudnya jika musim hujan kita genjot pertumbuhan
vegetatifnya untuk persiapan pembungaan dan pembuahan di musim kemarau (musim
berbuah).
Kita
harus memahami benar tentang hama dan penyakit tanaman durian dan bagaimana
cara mengatasinya. Karena ada hama dan penyakit tanaman durian yang tidak bisa
kita obati akan tetapi harus kita cegah.
Setelah
kita melakukan semua dari nomor 1 sampai nomor 4 dan ternyata tanaman durian
kita belum berbunga dan berbuah juga maka diperlukan zat perangsang untuk
mempercepat pembungaan. Yang saya tahu ada dua jenis
perangsang pembungaan pada tanaman durian. Yang pertama adalah Paklobutrazol
dan yang kedua adalah NF.Durian.
Cuma
sayangnya jika menggunakan paklobutrazol menurut beberapa kesaksian para petani
banyak yang mengeluh kurang manjur dan ada juga yang mengeluh kalo menggunakan
Paklobutrazol bisa merusak tanaman duian.
Adapun
beberapa pengalaman petani daerah sekitar Banyumas yang telah menggunakan
NF.Durian adalah sebagai berikut:
Pak
Gun. Desa Tambak Sari Kec Sumbang. Beliau menanam 30 batang tanaman durian didaerah
Gandatapa. Setelah 3 - 5 tahun dipelihara tanaman durian beliau ternyata belum
berbunga juga. Akhirnya beliau mencoba untuk mengocorkan NF.Durian 1 botol
kepada 9 tanaman durian ( 4 durian lokal tanam dari biji berumur 4-5 tahun dan
5 durian montong yang berumur 3 tahun). Setelah 3 bulan aplikasi tanaman durian
lokal beliau telah berbunga dan yang montong 1 - 2 bulan keluar
bunga. Sebelumnya beliau telah mencoba Paklobutrazol tapi belum membuahkan
hasil.
Pak
Yanto. Desa Kecepit Kec Punggelan Banjarnegara. Beliau mencoba pada tanaman
durian yang berumur baru 2 tahun. Beliau mengaplikasikan NF.Durian pada 5
tanaman durian montong dan akhirnya berbunga semua.
Pak
Wahidin. Desa Karang Sari Kebasen. Beliau menanam 10 batang tanaman durian cani
disekitar pekarangan rumahnya. Sebelum memakai NF.Durian tanaman tersebut
berbuah hanya sekitar 14 buah perpohon. Kemudian beliau mencoba NF.Durian untuk
2 tanaman durian (pake 25 ml/ batang), dan luar biasa dua tanaman tersebut
mampu berbuah hingga 80 butir perpohon ( sekitar 30 buah yang mempunyai berat 5
Kg dan bentuknya bagus, sisanya memiliki berat sekitar 3 kg). Hal tersebut
terjadi kemungkinan karena tidak dilakukan perempelan sehingga berbuah terlalu
banyak dan tidak seragam.
Adapun
dosis penggunaan NF.Durian untuk membungakan dan membuahkan tanaman durian
adalah sebagai berikut:
UMUR TANAMAN DURIAN
|
DOSIS NF.DURIAN
|
AIR
|
KETERANGAN
|
2 - 3 Tahun
|
5 - 10 ml/ tanaman
|
2 liter
|
dikocor sekitar
|
4 - 5 Tahun
|
10 - 15 ml/ tanaman
|
2 liter
|
perakaran dengan
|
6 - 9 Tahun
|
15 - 20 ml/ tanaman
|
3 liter
|
diameter
|
10 - 24 Tahun
|
20 - 25 ml/ tanaman
|
3 liter
|
40- 60 cm
|
25 Tahun atau lebih
|
30 ml/ tanaman
|
3 liter
|
NF.Durian
juga bisa digunakan untuk membuahkan durian diluar musim, tinggal kita kocorkan
sekitar 4 bulan sebelum waktu pembungaan yang kita kehendaki.
Anda
menanam durian dan mengalami kendala dalam membungakan dan membuahkannya
silahkan coba NF.Durian. Harganya cuma Rp.160.000 per botol isi 50 ml. Jika
anda berminat silahkan hubungi Maspary di 081 226 302
97 (SMS ONLY). Untuk lebih jelas tentang produk Gerbang Pertanian silahkan
baca menuorder, produk dan pengiriman pada pojok kanan atas blog ini
PENDAHULUAN
Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses.
PT. Natural Nusantara membantu alternative solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.
SYARAT PERTUMBUHAN
Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 m dpl,intensitas cahaya 40-50 %, dengan suhu 22-30 0C, curah hujan ideal 1.500 - 2.500 mm per-tahun. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan bahan organik, dan pH 6 - 7.
Saat ini, permintaan dan harga durian tergolong tinggi, karena memberikan keuntungan menggiurkan bagi siapa saja yang membudidayakan. Sehingga bertanam durian merupakan sebuah prospek usaha agribisnis yang bagus. Cara bertanam durian yang baik merupakan pintu gerbang untuk menuju sukses.
PT. Natural Nusantara membantu alternative solusi bagaimana teknis budidaya durian secara intensif, sehingga terjadi peningkatan hasil secara K- 3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.
SYARAT PERTUMBUHAN
Tanaman durian tumbuh optimal pada ketinggian 50-600 m dpl,intensitas cahaya 40-50 %, dengan suhu 22-30 0C, curah hujan ideal 1.500 - 2.500 mm per-tahun. Tanah yang cocok, lempung berpasir subur dan banyak kandungan bahan organik, dan pH 6 - 7.
PEMBIBITAN
Pilih bibit tanaman yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas hama & penyakit, percabangan 2-4 arah dan ada tunas baru
PERSIAPAN LAHAN
Pembukaan lahan sebaiknya pada musim kemarau. Bersihkan alang-alang dan gulma lain serta tanaman keras yang mengganggu masuknya sinar matahari. Lahan miring sebaiknya dibuat terasering. Buat saluran-saluran pembuangan air.
JARAK TANAM
Jarak tanam yang umum 8 x 12 m atau 10 x 10 m
TANAMAN PELINDUNG
Skala luas di tempat terbuka mutlak diperlukan tanaman pelindung,misal lamtoro,turi,gamal,sengon atau pepaya. Tanaman pelindung ditanam setelah penyiapan lahan.
LUBANG TANAM
Buat lubang tanam ukuran 50 cm2. Pisahkan tanah bagian atas dengan bagian bawah dan biarkan selama + 2 minggu. Tanah bagian atas dicampur dengan pupuk kandang matang 20 kg + 5 gr Natural GLIO + 10 kg Dolomit sampai rata sebagai media tanam, kemudian masukkan campuran tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu sebelum bibit ditanam.
PENANAMAN
Penanaman yang ideal pada awal musim hujan. Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dan buka plastik pembungkus tanah secara hati-hati. Tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Siram air secukupnya setelah selesai tanam. Akan lebih baik ditambah pupuk organik SUPERNASA dosis 1 botol untuk ± 200 tanaman . 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk lalu siramkan setiap pohon atau siramkanSUPERNASA 1 sendok makan per 10 liter air per pohon.
PENGAIRAN
Pengairan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai tanamanberproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dikurangi. Penyiraman paling baik pagi hari.
PEMANGKASAN
Pangkas terhadap tunas-tunas air, cabang atau ranting yang sudah mati dan terserang hama penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Ketika tanaman mencapai ketinggian tertentu 4-5 m, pucuk tanaman dipangkas.
PEMUPUKAN
Dosis dan jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai rekomendasi setempat, misal sebagai berikut :
Umur (hari)
|
Pukan (kg/ph)
|
NPK (kg/ph)
|
Frekwensi per-tahun
|
1 - 3
|
30 - 50
|
0,5 - 1,0
|
3 - 4
|
4 - 6
|
75 - 150
|
1,5 - 2,5
|
2 - 3
|
15 - 10
|
200 - 300
|
3,0 - 5,0
|
1 - 2
|
Pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke-3 dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi. Waktu pemupukan pupuk kandang sekali setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Sedangkan pupuk Makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya dengan menaburkan memutar sesuai dengan lebar pendeknya tajuk tanaman.
Siramkan pupuk organik SUPERNASA (0-3 thn) dan POWER NUTRITION (diatas 3 thn) dengan cara sesuai di atas . Semprotkan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki tiap 1-2 bulan selama masih bisa dijangkau alat semprot.
PEMBUAHAN DI LUAR MUSIM
Caranya mengatur pembungaan di setiap pohon durian per blok,yaitu jika menginginkan panen durian bulan Agustus - November, maka sekitar bulan Maret tanaman pada blok diberi pupuk 1,5-2 kg NPK + 1 sendok makan POWER NUTRITION per 10 liter air per pohon dan akan lebih bagus ditambah penyemprotan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali sebanyak 3-4 kali. Selain itu kira-kira 3 bulan sebelumnya tanah areal penanaman harus dikeringkan. Jika waktu pengeringan turun hujan, tanah di sekeliling tanaman dalam radius 5-7 meter diberi mulsa dan dibuatkan saluran pembuangan air. Setelah bunga mekar dan menjadi buah atau 2 bulan setelah bunga mekar, tanaman diberi pupuk NPK dosis 0,5 - 1 kg per tanaman. Setelah terbentuk buah, usahakan tanaman tidak mengeluarkan tunas daun karena dapat menyebabkan terjadinya perebutan unsur hara antara buah dan daun, sehingga perlu disiram POWER NUTRITION lagi (1 botol untuk 30-50 pohon).
PENYERBUKAN
Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas, sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.
PERAWATAN BUAH
Penyeleksian buah setelah berdiameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman durian yang baru pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah setelah buah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus jika diberikan pupuk makro NPK (0,5-1 kg/pohon) ditambahPOWER NUTRION (1 botol untuk 30-50 pohon).
PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT
1. Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.)
Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejala serangan tanaman layu, daun kering dan rontok akhirnya mati. Pengendalian; sanitas kebun, potong dan musnahkan batang, dahan, atau ranting yang parah terserang, tutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah diberiPESTONA + POC NASA atau disemprotkan.
2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis )
Gejala buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. Semprotkan sejak awal dengan PESTONA atau PENTANA +AERO 810 sejak buah berumur 1 minggu, Gunakan perangkap Natural METILAT.
3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.)
Hama ini menyerang dengan mengisap cairan dan bisa sebagai pembawa penyakit embun jelaga dan penyebaran dibantu semut. Gejala serangan daun keriting dan merana, sehingga bunga dan buah bisa rontok. Semprotkan PESTONA atau PENTANA +AERO 810 secara bergantian.
Tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore sampai malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada malam hari. Untuk memaksimalkan kualitas dan kuantitas, sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu jenis varietas tertentu, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.
PERAWATAN BUAH
Penyeleksian buah setelah berdiameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman durian yang baru pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah setelah buah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus jika diberikan pupuk makro NPK (0,5-1 kg/pohon) ditambahPOWER NUTRION (1 botol untuk 30-50 pohon).
PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT
1. Penggerek Batang (Batocera sp. , Xyleutes sp.)
Menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Gejala serangan tanaman layu, daun kering dan rontok akhirnya mati. Pengendalian; sanitas kebun, potong dan musnahkan batang, dahan, atau ranting yang parah terserang, tutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah diberiPESTONA + POC NASA atau disemprotkan.
2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis )
Gejala buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. Semprotkan sejak awal dengan PESTONA atau PENTANA +AERO 810 sejak buah berumur 1 minggu, Gunakan perangkap Natural METILAT.
3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.)
Hama ini menyerang dengan mengisap cairan dan bisa sebagai pembawa penyakit embun jelaga dan penyebaran dibantu semut. Gejala serangan daun keriting dan merana, sehingga bunga dan buah bisa rontok. Semprotkan PESTONA atau PENTANA +AERO 810 secara bergantian.
4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.)
Ketiga ulat menyerang dengan cara memakan daun sehingga berlubang dan rusak. Semprotkan PESTONA atau PENTANA +AERO 810 secara bergantian.
5. Penyakit Kanker Batang (Phytophthora palmivora)
Gejala serangan adanya luka yang mengeluarkan lendir warna merah pada kulit batang bagian bawah dekat tanah. Setelah batang busuk, pucuk-pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok, dan akhirnya mati. Pengendalian dengan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, pemangkasan, sejak awal sebelum tanam sebarkan Natural GLIO atau oleskan pada batang yang luka kemudian tutup dengan parafin, kerok batang terserang sampai warna coklat tidak kelihatan kemudian semprot PESTONA + POC NASA.
6. Penyakit Busuk Akar (Jamur Fusarium sp.)
Jika dibelah, pada bagian korteks akan tampak warna coklat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak coklat. Tanaman yang terserang dimusnahkan dan dibakar serta bekas lubang tanam ditaburi kapur + Natural GLIO, perbaiki sistem drainase serta sejak awal pakai Natural GLIO sebagai pencegahan.
7. Penyakit Bercak Daun (Jamur Colletotrichum sp.)
Gejala adanya bercak-bercak besar kering pada daun tanaman yang akhirnya berlubang. Potong daun terserang, semprotkanNatural GLIO + POC NASA sebagai pencegahan gunakan fungisida berbahan aktif tembaga.
8. Penyakit Jamur Upas (pink disease)
Gejala munculnya cairan kuning pada bagian batang terserang dan diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat berbentuk seperti laba-laba sehingga menyebabkan kematian pada batang. Potong bagian terserang, kurangi kelembaban, Oleskan Natural GLIO + POC NASA pada bagian terserang atau fungisida berbahan aktif tembaga
9.Penyakit Akar Putih (JamurRigodoporus lignosus)
Daun kuning kemudian coklat sebelum akhirnya mengerut dan gugur. Buang semua tanaman inang dari areal kebun, gunakanNatural GLIO sebagai pencegahan.
10. Penyakit Busuk Buah ( Jamur Phytophthora sp.)
Gejala adanya bercak-bercak basah berwarna coklat kehitaman pada kulit buah, kemudian busuk dan pada bagian terserang terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih. GunakanNatural GLIO sebelum tanam sebagai tindakan pencegahan, sanitasi kebun.
Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 0,5 tutup botol per tangki
PEMANENAN
Waktu panen berbeda tergantung jenis varietas. Jenis monthong sekitar 125 - 135 hari setelah bunga mekar, jenis chanee sekitar 110 - 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul. Cara penen dengan memetik atau memotong buah di pohon
Waktu panen berbeda tergantung jenis varietas. Jenis monthong sekitar 125 - 135 hari setelah bunga mekar, jenis chanee sekitar 110 - 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Waktu petik berdasar tanda-tanda fisik, misal ujung duri coklat tua, garis-garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokkan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul. Cara penen dengan memetik atau memotong buah di pohon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar